Gus Mus dan Buya Syafi’i Maarif: Luncurkan Buku Ilusi Negara Islam bagian 2

ilusi_negara_islam.jpg“menyadari bahwa negeri ini dibangun oleh banyak pihak. Yang berjuang untuk kemerdekaan bangsa ini tentu bukan hanya sekelompok penganut agama tertentu saja.“

“Aku Menyayangimu”

Aku menyayangimu karena kau manusia

Tapi kalau kau sewenang-wenang kepada manusia

Aku akan menentangmu
Karena aku manusia

Aku menyayangimu karena kau manusia

Tapi kalau kau menghancurkan kemanusiaan
Aku akan melawanmu
Karena aku manusia

Aku akan tetap menyayangimu

Karena kau tetap manusia Karena aku manusia

Tegas, keras, dan jelas. Begitulah Gus Mus. Ia hidup dan bermukim di Rembang, Jawa Tengah, tapi pemahamannya mendunia. Semangat pluralisme sangat terasa jelas melandasi sejumlah karyanya. Baik dalam bentuk esei, puisi, juga ceramah-ceramahnya. Agaknya, ia sangat menyadari bahwa negeri ini dibangun oleh banyak pihak. Yang berjuang untuk kemerdekaan bangsa ini tentu bukan hanya sekelompok penganut agama tertentu saja.

Rakyat dari berbagai agama serta berbagai suku secara bersama-sama telah berjuang untuk kemerdekaan negeri ini. Keragaman sudah ada di bumi pertiwi ini sejak lama. Toleransi sudah tumbuh sejak nenek-moyang kita. Bahwa ada perbedaan pendapat, ada perselisihan, bukan alasan untuk meniadakan komunitas lain. Dengan kerendahatian, mari duduk bersama untuk mencapai titik temu, demi bangsa secara keseluruhan.

Pesan Kemanusiaan Dari Gus Mus

“Kita harus berusaha untuk menjadi manusia yang dapat memanusiakan manusia lainnya,” ujar Gus Mus. “Artinya kita, antara lain, harus menghargai dan menghormati manusia lain terlepas dari latar belakang agama dan kepercayaannya. Hal inilah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada umatnya,” ujarnya.

Buku Ilusi Negara Islam ini berisi hasil penelitian yang mendalam, dalam pesan yang ditulis di buku ini antara lain melibatkan KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, KH. Syafii Maarif (Tokoh Muhammadiyah), dan KH. Mustofa Bisri ini membahas tentang gerakan Islam ekstrim global yang anti perbedaan, intoleran, bengis dan kejam yang selalu diusung oleh paham Wahabi Takfiri Salafi dan harus diwaspadai karena sangat berbahaya jika diaplikasikan pada tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.[deleteisrael]

Sumber: http://oase.kompas.com/

terkait:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s