Laskar Kutai Kaliman Timur Bantu Amankan Acara Syiah

asyura.jpg“Bagi kami siapapun yang mempersoalkan keyakinan pihak lain berarti musuh bangsa ini, dan LKK akan berusaha berada di front terdepan menghadapi kaum intoleran dan kaum ekstrimis”

Terpanggil oleh tuntutan menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan di wilayah kota Tenggarong, Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) menurunkan 50 personelnya untuk mengamankan acara umat Islam Syiah yang dilaksanakan di Hotel Singgasana LT Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur (Kaltim) Minggu, 22 Desember 2013.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Laskar Kebangkitan Kutai, Husni Fachrudin usai mengamankan acara mengenang 40 hari Syahidnya Imam Husein yang dalam tradisi Syiah disebut peringatan arba’in.

Menurut Husni Fachrudin ancaman kepada kaum minoritas, terutama umat Islam Syiah yang ada di Jawa belakangan ini membuatnya terpanggil untuk mengamankan acara tersebut demi menjaga kemungkinan tindakan anarki dari kaum intoleran.

“Bagi kami siapapun yang mempersoalkan keyakinan pihak lain berarti musuh bangsa ini, dan LKK akan berusaha berada di front terdepan menghadapi kaum intoleran dan kaum ekstrimis”. Tegasnya.

Lebih jauh menurut pengakuan lelaki yang berdarah Kutai ini, tujuan LKK mengamankan acara umat islam Syiah karena konstitusi menjamin kebebasan menjalankan keyakinan bagi setiap warga, karenanya organisasi yang dipimpinnya harus menjadi pionir toleransi bagi warga Kaltim.

“Acara asyura, arbain dan ritual-ritual yang dilakukan oleh umat Islam mazhab syiah, kita tidak menilai pada posisi benar dan salah, kita menilai pada posisi kita bebas menjalankan keyakinannya, kita menjaga keutuhan NKRI yang berlatar belakang etnis dan keyakinan serta mengedepankan semangat toleransi”. Ujarnya.

Bukan hanya membantu kemanan umat Islam saja, tahun lalu juga mengamankan acara umat Nasrani pada acara Natal. Menurutnya tahun ini LKK akan menurunkan pasukannya untuk mengamankan acara Natal.

“Nanti kita dari LKK kecamatan Samarinda Seberang dan Loa Janan akan menurunkan pasukannya menjaga gereja pada saat perayaan Natal di dua kecamatan tersebut”. Ujar Husni.

LKK mula-mula didirikan untuk mengadvokasi dan membantu masyarakat yang terpinggirkan akibat eksploitasi sumber daya alam Kaltim oleh perusahaan-perusahaan dan pemerintah yang mengakibatkan keresahan warga, juga keprihatinan atas hilangnya hak sebagian warga Kaltim serta tidak meratanya pembangunan.

Perkembangan dinamika yang terjadi di Kaltim dan di belahan lain wilayah Republik Indonesia, menuntut organisasi yang dipimpin Husni untuk melebarkan orientasi gerakannya ke penguatan ekonomi masyarakat, pendidikan politik, dan sosial kemasyarakatan.
Menurut Husni oganisasinya dari berbagai latar belakang keyakinan dan etnik dengan jumlah personel 3.500 yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Kalimantan Timur.

“Di sini ada Dayak yang kebanyakan Nasrani, ada dari Kutai yang kebanyakan Islam, kemudian ada teman-teman yang beragama Hindu pendatang dari Bali, semuanya melebur untuk menjaga keamanan Kalimantan Timur”. Pungkasnya.

[deleteisrael]

sumber: http://satuislam.org/nasional/laskar-kutai-bantu-amankan-acara-syiah/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s