Jangan Lupa, April 2011 Bendera NKRI Di Injak-injak KaderPartai keadilan Sejahtera

pks_komunis.jpg”Partai Keadilan Sejahtera terang-terangan menolak Ideologi Pancasila sebagai Asas Tunggal yang merupakan gagasan dasar bagi terbentuknya bangsa dan negara NKRI”

Makar– Sekitar satu bulan setelah ekstrimis takfiri dari koalisi Ikhwanul Muslimin — berbasis salafi — bersuara di Dar’a pada tahun 2011 lalu, yang tujuannya ingin menggulingkan Presiden Basyar Assad di Syria dengan tuduhan bahwa sistem pemerintahannyanasionalis-sekuler, maka di Indonesia pun sempat terjadi kegaduhan yang memberitakan kepada kita semua bahwa kader Partai Keadilan Sejahtera alias PKS telah menginjak-injaksimbol paling sakral bagi terbentuknya identitas bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Anehnya! Simbol yang mewakili ratusan juta bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke dan yang mendiami ribuan gugusan pulau di Tenggara Benua Asia ini telah diinjak-injak dalam sebuah upacara kaderisasi Partai Keadilan Sejahtera di Gedung Olah Olahraga (GOR) Sukapura, Tasikmalaya.

Pertanyaan besar muncul: “bagaimana para pemuda dan pemudi yang seharusnya merupakan tunas masa depan bangsa Indonesia bisa sedemikian membenci simbol bendera yang menjadi identitas kebangsaan mereka? Apakah mungkin mereka adalah orang-orang yang membenci NKRI sebelum mereka menjadi kader PKS? Jika benar demikian, lantas mengapa kaderisasi itu tidak membuat para pemuda ini sadar atas kesalahan mereka, bahkan seolah-olah malah semakin memiliki ruang untuk menyalurkan kebencian mereka melalui PKS?

Kita sebagai bangsa Indonesia tidak akan pernah melupakan insiden ini. Sebuah insiden yang membuat zionis-zionis asing yang membenci Indonesia menjadi tertawa terbahak-bahak tatkala melihat insiden tersebut.

Sebagian petinggi PKS mengatakan bahwa insiden itu hanya oknum semata yang kejadiannya di luar kendali panitia pelaksana, namun kita juga masih belum lupa bahwa pada Maret 2013 lalu, Partai Keadilan Sejahtera terang-terangan menolak Ideologi Pancasila sebagai Asas Tunggal yang merupakan gagasan dasar bagi terbentuknya bangsa dan negara NKRI.

Lalu apa dasar asas tunggal Partai Keadilan Sejahtera saat ini? Mengapa sebuah organisasi massa yang belum bersedia menerima ideologi Pancasila sebagai asas tunggal organisasinya bisa secara leluasa memiliki wakil resmi di sebuah lembaga negara yang didirikan berdasarkan Ideologi Pancasila dan UUD 1945?

Apakah sistem negara, hukum dan politik di Negara kesatuan Republik Indonesia membolehkan adanya ideologi alternatif sebagai landasan dalam berorganisasi?

Berikut ini adalah berita yang pernah dilansir pada bulan April tahun 2011 lalu.

http:// news.okezone.com /read/2011/04/ 25/337 /449764/ injak- bendera-pk s-bukan- warga-n egara- yang-baik dan
http:// www.rakyatmerdekaonline.com/ news.php?id=25127

Kami tidak akan lupa !

Ada yang berbeda dalam acara ulang tahun ke-13 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Gedung Olah Olahraga (GOR) Sukapura, Kota Tasikmalaya, Minggu (24/4) siang. Ya, acara yang dihadiri kader dan simpatisan PKS se-Priangan Timur ini menuai masalah karena adanya aksi teaterikal menginjak-injak bendera merah putih dalam pembukaan Milad tersebut.

Insiden itu berawal dari sejumlah remaja putri yang menjadi pengisi acara, menari dan berjingkrak-jingkrak diatas sehelai kain berwarna merah putih. Polisi langsung mengamankan sejumlah orang yang bertanggung jawab. Yap, belasan orang digiring ke Mapolresta Tasikmalaya.

Mereka yang diperiksa yakni Penanggung Jawab Aksi Teaterikal Tatang Fahat, Kordinator Bidang Acara Milad PKS Wahyudin, serta delapan orang remaja putri yang bertindak sebagai para penari.

Menurut Kasat Reskrim AKP Anton Firmanto Tatang, polisi mengambil tindakan penangkapan karena hal yang dilakukan dalam teaterikal dianggap melecehkan simbol negara dan sangat bertentangan dengan hukum.

“Kita masih mendalami terkait motif yang dilakukan mereka. Belum ada penetapan tersangka, kita masih lakukan penyelidikan,” kata Anton.

Polisi juga telah mengamankan dua kaset handycam milik panitia yang berisi rekaman kejadian tersebut.[deleteisrael]

Sumber: RakyatMerdekaOnLine.com

terkait: Presiden PKS Anis Matta Mendukung Teroris ISIS, al-Qaeda dan Taliban

2 responses

  1. ada apa dgn orang-orang ini??????????????????????????????????

  2. yang benar saja. buktikan jangan hanya membuat tulisan tanpa fakta!!! semua orang bisa nulis seperti itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s