KH. Alawi Nurul Alam Al Bantani : NU Bangkit Lawan Wahabi

fbr_fpi.jpg“KH. Alawi merasa inilah momen kebangkitan NU melawan radikalisme kelompok wahabi takfiri”

Semua bentuk kekerasan, radikalisme dan terorisme berpangkal dari gerakan Wahabi. Demikian ungkap KH. Alawi Nurul Alam Al Bantani, mengutip pernyataan Ketua Umum PBNU, KH. Said Agil Siradj yang pernah disampaikan beberapa waktu lalu di kantor PBNU. Selain itu, sebagai bagian Tim Aswaja Center Lembaga Takmir Masjid PBNU, KH. Alawi juga menguatkan apa yang dikutipnya dari KH. Said Agil Siraj tersebut. “Jadi nggak usah ragu, siapapun orangnya, apapun pangkatnya, selama dia tidak mau bersatu dalam NKRI, tidak bisa menghargai perbedaan mazhab, yakinlah, mereka golongan Wahabi yang ingin memecah-belah persatuan di Negara Indonesia,” tegasnya.

Kelompok Wahabi ini menurut KH. Alawi selalu menganggap orang lain salah dan merasa dirinya paling benar (baca juga kejadian ini). Lebih dari itu, kelompok-kelompok ini tidak segan mensyirikkan dan mengkafirkan orang lain.

“Dua sampai tiga bulan terakhir, aksi kelompok ini semakin meningkat. Sampai-sampai menjadi pembicaraan serius di PBNU,” lanjutnya.

KH. Alawi merasa inilah momen kebangkitan NU melawan radikalisme.

Langkah apa yang akan dilakukan NU untuk melawan radikalisme?

Kepada ABI Press, KH. Alawi menjelaskan, bahwa NU akan memerintahkan kepada para Kyai yang berkompeten agar menjelaskan bahaya kelompok radikal ini secepatnya kepada masyarakat Muslim khususnya Aswaja dari masjid ke masjid dengan program lembaga takmir masjidnya.

Menurut KH. Alawi hal ini perlu dilakukan sebagai upaya antisipasi dini agar warga Nahdliyin terbebas dari pengaruh buruk paham Wahabi sebagai paham takfiri pemecah-belah umat.[deleteisrael]

sumber: Sarkub.com

Terkait: Wahabi Ajarkan Perampokan, Pencurian dan Teror

2 responses

  1. Sejak dahulu hingga saat ini banyak dusta konyol yang disebarluaskan tentang kaum wahabi. Orang yang berakal sehat tentunya tatkala membaca dusta-dusta konyol itu akan tertawa dan dipenuhi tanda tanya akan kebenarannya.

    Sungguh terlalu banyak tuduhan dusta yang ditempelkan kepada sosok Syaikh muhammad bin abdul wahhab rahimahulloh.diantara tuduhan-tuduhan dusta tersebut adalah :

    Beliau dituduh mengkafirkan seluruh kaum muslimin yang tidak mengikutinya. Ini tentunya tuduhan dusta yang telah beliau bantah dalam tulisan-tulisannya. Sebagai bukti : Kerajaan Arab Saudi yang meneruskan dakwah beliau ternyata tidak mengkafirkan para jama’ah haji yang berjuta-juta datang setiap tahunnya. Jika para jama’ah haji dianggap kafir dan musyrik tentunya mereka adalah najis dan tidak boleh menginjak tanah Haram di Mekah. Bahkan kenyataannya kerajaan Arab Saudi justru terus meningkatkan pelayanan kepada para jama’ah haji.

    Beliau dituduh melarang bershalawat kepada Nabi muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tentunya ini merupakan tuduhan dusta. Justru beliau menganjurkan untuk bershalawat. Bahkan salah seorang ulama yang menjadi sumber inspirasi beliau yaitu Imam Ibnul Qoyyim rahimahulloh (murid Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah) telah menulis sebuah buku khusus tentang keutamaan bersholawat kepada Nabi muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berjudul جَلاَءُ الأَفْهَامِ فِي فَضْلِ الصَّلاَةِ عَلَى خَيْرِ الأَنَامِ. Yang mungkin beliau larang adalah sholawat-sholawat bid’ah yang berisi makna-makna yang menyimpang. Seperti sholawat Faatih yang dipopulerkan oleh Toriqoh At-Tijaaniyah, yang keutamaan membaca shalawat ini sekali saja seperti mengkhatamkan Al-Quran 6000 kali menurut anggapan mereka.

    Beliau dituduh membenci ahlul bait (keluarga Nabi muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam). Ini merupakan kedustaan, bahkan beliau memberi nama anak-anak beliau dengan nama-nama ahlul bait. Diantara nama anak-anak beliau adalah Hasan, Husein, Ali, Ibrahim, Abdullah, abdulaziz, Fatimah. Tentunya seorang yang berakal tidak akan memberi nama anaknya dengan nama orang yang ia benci akan tetapi justru sebaliknya ia akan memberinya nama dengan nama orang yang ia cintai.

    Beliau dituduh melarang ziarah kuburan, padahal beliau sangat menganjurkan ziarah kuburan –karena ziarah kuburan merupakan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengingat akhirat dan mendoakan penghuni kuburan-. Akan tetapi yang beliau larang adalah ziarah kuburan yang di dalamnya ada praktek perkara-perkara yang menyelisihi sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, seperti meminta atau beristighotsah kepada mayat penghuni kuburan, atau beribadah di kuburan, karena hal ini menyelisihi dan melanggar sabda-sabda Nabi muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

    Beliau dituduh mengaku seorang nabi. Ini merupakan kedustaan terkonyol yang pernah disampaikan oleh Ahmad Zaini Dahlan yang dengki kepada dakwah beliau.

    Tuduhan-tuduhan ini sering disampaikan oleh kaum yang mengaku aswaja…., semoga Allah mengembalikan mereka kepada jalan yang lurus sehingga benar-benar menjadi aswaja yang sesungguhnya.

    Tidak diragukan lagi bahwasanya agama sekte sesat syi’ah sangat berperan dalam merusak citra kaum wahabiyah. Mereka tidak sungkan-sungkan, tidak ragu-ragu untuk menyebarkan kedustaan tentang kaum wahabiyah. Justru penyebaran dusta ini adalah ibadah yang agung menurut mereka…!!!

  2. justru itu,…karena saya pernah ikut mengaji di salafi wahabi,dengan pemahaman yang model begitu itu semakin lama semakin kentara tidak menghargai di luar salafi wahabi terutama mereka memusuhi NU,.menolak upacara bendera, menganggap NKRI saat ini dengan apa yg ada di dalamnya adalah taghut, segala macam bid’ah dianggap sesat yang menyelesihi Kanjeng Nabi Muhammad SAW,..tahlilan dianggap bid’ah yang menyebabkan pelakunya masuk neraka, sholawatan bid’ah bahkan bisa syirik,..etc!!? mana ada sholawatan dan tahlilan bisa syirik,..pemahaman yg cekak dan hanya kulit luarnya saja…saya keluar dari salafi wahabi, tidak ada hidayah di dalam wahabi,..sederhana saja pemikiran saya,.saat msh di salafi wahabi,banyak mulut ustadz2nya yang suka mencela di luar salafi wahabi,pertanda hatinya busuk,pikirannya sempit!!!,…merasa paling nyunnah,..malah menjadi riya,..pamer kesunnahan dengan celana cingkrang dan jenggot,..karena itu saya setuju hancurkan wahabi di Indonesia!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s