Pengajian Ustadz Othman Shihab Diserang Wahabi Takfiri

fui_fji.jpg“Sangat jelas kemarahan kelompok takfiri itu meneriakan yel yel dan Takbir untuk sesuatu yang bathil. Jelas terdengar kata-kata Syi’ah sesat dan Halal darahnya orang Syi’ah sahut-menyahut”

Untuk kesekian kalinya Yogyakarta yang dikenal sebagai Kota yang penuh dengan toleransi kembali dikejutkan oleh aksi-aksi intoleran dari kelompok Ekstrim Wahabi.

Slogan “Yogyakarta City of Tolerance” dinilai belum sepenuhnya mampu diaplikasikan dalam dinamika kehidupan sosial di masyarakat. Akhir-akhir ini tindakan intoleransi dianggap semakin marak menodai kenyamanan Yogyakarta.
“Branding ‘Yogyakarta City of Tolerance’ dicetuskan sekitar 2002-2003-an, namun tampaknya kini tinggal slogan semata,”Minggu 18 Mei 2014 pukul 08.00 Wib bertempat di eks SD Kadipiro IV Dusun Sumberan Rt.09 Ngestiharjo, Kasihan, Bantul telah dilaksanakan Pengajian rutin Minggu Pahing oleh Majelis Ta’lim Raudhatul Jannah berupa dzikir dan tausiyah.

Kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap selapan hari pada Minggu ke 7 dengan peserta sekitar 300 orang dari majelis taklim dan warga sekitar, wilayah Bener, Tompeyan dan Jatimulyo.

Kegiatan diawali Dzikir yang dipimpin oleh Ustadz Arifin dari Ponpes Al Wahid Sutopadan, Ngestiharjo, Kasihan Bantul sedangkan penceramah yaitu Ustadz Othman Shihab, Lc, MA (Jakarta) dengan tema“Bagaimana Membangun Masyarakat yang Islami”. Adapun pelaksana Ibu Linda afriyani yang juga pemilik perusahaan garmen “Baju Qta”.

Sementara pengajian berlangsung, Pada pukul 09.55 Wib sekelompok orang sekitar 30 orang dengan mengatasnamakan Laskar Forum Jihad Islam (FJI) dan Forum Umat Islam (FUI) datang dan membubarkan paksa kegiatan pengajian.
Teriakan-teriakan dan ujar kebencian mengagetkan warga sekitar yang tak tahu persoalan. Sangat jelas kemarahan kelompok takfiri itu meneriakan yel yel dan Takbir untuk sesuatu yang bathil. Jelas terdengar kata-kata Syi’ah sesat dan Halal darahnya orang Syi’ah sahut-menyahut.

Alasan pembubaran paksa pengajian itu menurut keterangan kelompok ekstrim wahabi adalah karena pengajian itu di isi oleh Ustadz Othman Shihab seorang penceramah yang bermazhab Syi’ah.
Syi’ah adalah mazhab yang legitimate di dalam Islam selain mazhab Ahlussunnah akan tetapi kelompok ekstrim wahabi selalu melakukan provokasi dan ujar kebencian agar masyarakat awam terhasud untuk membenci mazhab Syi’ah dan inilah yang diinginkan musuh-musuh Islam, untuk mengalahkan dan melemahkan Islam hanya bisa dilakukan dari dalam dengan memlihara konflik internal.

Dengan adanya pembubaran paksa tersebut selanjutnya Kapolsek Kasihan Kompol Fajar Pamuji, SH memediasi pertemuan antara pihak Panitia dan FJI serta meminta bantuan pasukan ke Polres Bantul untuk antisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Mediasi pertemuan dihadiri oleh Kapolsek Kasihan, Kasat Sabhara, pihak panitia pengajian, pihak FJI (Front Jihad Islam) Bapak Darohman , para tokoh agama.
Bapak Darohman selaku perwakilan kelompok ekstrim wahabi Forum Jihad Islam dengan berapi-api menjelaskan bahwa Syi’ah adalah Aliran sesat yang harus dibasmi dan diperangi. Kelompok ekstrim wahabi dalam menyerang lawannya sama seperti PKI tempo dulu yang membuat Bangsa kita trauma yakni dengan fitnah dan adu-domba.

Pihak Panitia bapak Anton Priyanto cukup bijak untuk menghentikan pengajian tersebut agar terhindar dari bentrok aparat dan warga dengan kelompok ekstrim wahabi.
Dengan kesigapan aparat kepolisian situasi dapat terkendali dan aman dan kelompok ekstrim wahabi segera membubarkan diri.[deleteisrael]

Sumber: http://satuislam.wordpress.com/2014/05/22/pengajian-ustadz-othman-shihab-diserang-wahabi-takfiri/

terkait: Diserang Gerombolan Bercelana Cingkrang Warga Bantul Minta Pesantren Wahabi di Tutup

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s