Batu Inilah yang Digunakan oleh Pendeta Nasrani untuk meletakkan kepala Imam Hussain as

batu_imam_husen.jpg“Batu inilah yang digunakan oleh pendeta Nasrani (Kristen) untuk meletakkan kepala Imam Hussain AS, di Aleppo (Halab), Syria.”

Hikmah – Di saat tentara Dinasti bani Umayyah membunuh Imam Hussain AS, atas perintah Yazid ibn Muawiyah, mereka memenggal kepala Imam Hussain (AS), dan menancapkannya di ujung tombak, seperti halnya 71 orang martir sahabat Imam Hussain AS yang lainnya. Mereka membawa kepala-kepala para martir Islam tersebut ke Damaskus, untuk diserahkan kepada Yazid ibn Muawiyah ibn Abu Sufyan LAKNATULLAH.

Dalam perjalanan menuju Damaskus, di malam hari mereka singgah di suatu tempat yang bernama Halab (sekarang Aleppo). Mereka bersorak-sorak bahwa mereka telah membunuh musuh negara, sambil menari-nari dan menghina keturunan Nabi Muhammad SAWW.

Di tempat tersebut terdapat sebuah biara Kristen, dan para pendeta menyaksikan
kegaduhan prajurit bani Umayyah. Pendeta Kristen menanyakan mengenai kepala-kepala manusia yang dibawah oleh tentara Bani Umayyah.

Prajurit-prajurit tersebut menyatakan bahwa mereka telah membunuh musuh Khalifah dan akan
menyerahkan kepala-kepala tersebut ke hadapan Khalifah. Para pendeta menanyakan siapakah para penghianat tersebut tapi setelah mereka (para
pendeta )mengetahui ke-72 kepala tersebut dan para tawanan yang dibawa, para pendeta tersebut menangis! Para pendeta Kristen memohon untuk diberikan kepala Imam Hussain AS, namun tentara bani Umayyah menolaknya.

Pendeta Kristen lalu menawarkan sejumlah uang untuk membeli kepala tersebut, namun tentara bani Umayyah tetap menolak menyerahkan kepala Imam Hussain AS, dengan alasan bahwa Yazid ibn Muawiyah akan memberikan hadiah yang lebih besar daripada apa yang ditawarkan oleh pendeta Kristen tersebut.

Lalu, pendeta Kristen tersebut menawarkan 100.000 Dirham agar bisa bersama kepala Imam Hussain AS untuk semalam (referensi lainnya
menyebutkan 20.000Dirham), dan tentara bani Umayyah setuju. Pendeta Kristen mengambil kepala Imam Hussain AS, memeluknya, menangisinya sepanjang malam, dan meletakkan di atas sebuah batu lalu membersihkannya.

Di pagi harinya, pendeta Kristen tersebut di saat para prajurit akan mengambil kepala Imam Hussain AS, pendeta Kristen memohon agar anak-anaknya dipenggal sebagai pengganti kepala Imam Hussain AS. Lalu, anak-anak pendeta Kristen tersebut diseret secara kejam dan dipenggal!

Mereka menawarkan kepala mereka sebagai pengganti kepala Imam Hussain AS! Pendeta Kristen tersebut telah mengorbankan ke-tujuh anaknya sebagai pengganti kepala Imam Hussain AS, namun prajurit Yazid ibn Muawiyah ibn Abu Sufyan mengatakan bahwa mereka menginginkan kepala Imam Hussain AS atau mereka akan menghancurkan Halab(Aleppo)! Pendeta Kristen tersebut lalu menyelamatkan batu tempat memandikan kepala Imam Hussain AS tersebut dan membuat sebuah tempat suci sebagai tempat meletakkan batu tersebut.

Inilah batu tersebut, saksi sejarah dan bukti cinta dan kasih sayang, penghormatan dan pengorbanan dari pendeta Kristen terhadap Imam Hussain AS. Kami, kaum Syiah, menyampaikan salut dan rasa hormat yang sebesar-besarnya atas cinta dan pengorbanan Pendeta Kristen tersebut, di saat sebagian besar kaum yang mengaku umat kakeknya tidak melakukan hal yang sama terhadap Imam Hussain AS.[Deleteisrael]

Sumber: Zahra Ahmad Ali Hasanain on Facebook

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s